Mahasiswa PIAUD berpuisi pada Ngaostik#1

Ngaostik, merupakan gelaran festival buku dan musik pertama kali di Bojonegoro. Diusung oleh berbagai komunitas literasi, kegiatan ini mampu mempertemukan para pegiat literasi dan seniman lokal. Minggu (16/04/17) sore itu memang berbeda, PH Musik Cafe (Jl. J.A suprapto) menjadi saksi bersejarah –  tonggak pertama salah satu kegiatan kreatif anak muda Bojonegoro lahir. Termasuk di dalamnya hadir mahasiswa jurusan PIAUD Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro untuk berpartisipasi.

Yayik Ajeng Wulandari, mahasiswa semester empat ‘unjuk gigi’ dengan menyajikan musikalisasi puisi karya Sapardi – Hujan di Bulan Juni. Alunan syahdu nyanyian berpadu dentingan gitar dan keyboard memecah pergulatan malam kala itu. “Saya merasa bangga bisa berpuisi pada ngaostik kali ini. Selain itu, saya juga banyak bertukar gagasan dalam hal literasi. Semoga acara ini mampu mewadahi ide-ide hebat para kawula muda di Bojonegoro dan dapat menjadi agenda rutin,” tuturnya. (Fkr/Aninmaru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *