GAGASAN ISLAM NUSANTARA OLEH Dr. RIDWAN HAMBALI

Akhir-akhir ini ‘santer’ terdengar berbagai macam isu mengenai topik persatuan dan kesatuan bangsa indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama, banyak sindikat yang memang sengaja membuat berita-berita hoax dengan tujuan negatif, diantaranya memecah persatuan dan toleransi antar umat beragama. Hal tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas kebangsaan.

Orasi ilmiah Dr. H. M. Ridlwan Hambali, Lc., MA. Mengangkat tema Islam Nusantara, Islam Moderat Dari Sudut Pandang Metodologi Fiqh Manhaji yang disampaikan pada acara wisuda sarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro ke XXI. Tersirat pesan persatuan dan toleransi antar/untuk umat Islam, terutama yang menganut Islam nusantara, “Islam nusantara adalah perwujudan dari prinsip Islam ketika bertemu dengan budaya lokal”, tegas Rektor UNUGIRI tersebut.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Islam berpedoman pada Al-Quran dan Al-Hadits, akan tetapi fenomena yang berkembang saat ini menunjukkan banyak ‘wajah’ pada golongan Islam yang memiliki ciri khas tersendiri dalam praktik dan amaliyah keagamaan. Perbedaan itu, agaknya menjadi kewajaran, sunnatullah, bahkan suatu rahmat.

Keberagaman wajah Islam menuntut umat muslim saling menghormati, tidak saling menyalahkan, tidak menyatakan dirinya paling benar, dan bersedia berdialog agar terwujudkan makna konsep Islam moderat. Begitupula Islam moderat tidak menghendaki adanya kekerasan yang mengatasnamakan jihad. Salah satu organisasi sosial keagamaan yang berperan aktif dalam merawat dan menguatkan jaringan dan institusi penyangga moderasi Islam yakni Nahdhatul Ulama (NU). Lembaga ini memiliki peran penting dalam proses moderasi negara Indonesia. Sikap moderasi NU pada dasarnya tidak terlepas dari akidah ahlusunnah waljama’ah (aswaja), sebagai landasan berpikir bersikap toleran terhadap pluralisme.

Islam nusantara merupakan wujud Islam setelah bertemu dengan budaya lokal Indonesia. Budaya-budaya tersebut dimodifikasi dan disesuaikan dengan Islam, sebagaimana yang diakukan oleh NU. Islam nusantara adalah Islam yang moderat, Islam nusantara memperkuat NKRI! (Giati/Fikri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *