BEM Fakultas Tarbiyah UNU Sunan Giri Bojonegoro Gelar Workshop Literasi

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah (BEM FT) menyelenggarakan Workshop Literasi Modernisasi

Workshop ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Juli 2021 Via online Zoom-Meeting. Acara diawali dengan sambutan ketua BEM Fakultas Tarbiyah Siti Nur Afifa dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. H. Ahmad Manshur, M.A.
Dalam sambutannya Dekan Fakultas Tarbiyah menyampaikan sarana orang hebat itu memiliki beberapa latar belakang prestasi yang hebat. “saya berharap mahasiswa bisa menjadi penulis yang produktif sehingga bisa bermanfaat bagi sesama, dan menjadikan literasi sebagai bahan untuk berdakwah. Kalau kamu bukan anak raja atau Ulama’ besar, maka jadilah penulis agar dikenal dunia,” Tutur beliau.

BEM Fakultas Tarbiyah juga turut menghadirkan dua narasumber hebat. Narasumber pertama Direktur Pascasarjana Dr. Hj. Sri Minarti, M.Pd. I., Narasumber ke dua, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya sekaligus Motivator dan Pendiri Komunitas Sang Juara Moh. Ilham, S.Sos. saya, MM. Pada pemaparannya narasumber pertama Dr. Hj. Sri Minarti, M.Pd. I., menyampaikan Literasi itu tidak hanya bergelut dalam hal membaca dan menulis, melainkan penggunaan bahasa yang tepat, baik, dan sopan dalam berkomunikasi dengan lingkungan sosialnya. “Di era disrupsi seperti ini, mahasiswa harus pintar dalam membaca situasi. Utamanya dalam situasi pandemi Covid-19, BEM Fakultas Tarbiyah menyuguhkan Workshop untuk mengurangi rasa stres dalam Pemberlakuan Kegiatan Pembatasan Masyarakat (PKKM). “Jadi literasi adalah syarat utama kesuksesan di era disrupsi dan modernisasi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama narasumber kedua Moh. Ilham, S.Sos. saya, MM. Mengungkapkan “Literasi itu seperti kebutuhan, seperti halnya orang yang lapar akan membutuhkan asupan makanan. Begitu pula halnya denga literasi,” Di era milenial seperti ini, banyak korban bullying beredar di sekeliling kehidupan, baik media sosial maupun lingkungan sosial. Bagaimana cara mengantisipasinya? Sang motivator memberikan tips jitu. “Kelebihan dan perbedaan harus dimiliki seseorang, perbanyak komunitas yang melek terhadap literasi, karena akan berharga mahal orang yang memiliki prestasi tinggi dan akan disegani banyak orang pula,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *