HMP PGMI Selenggarakan Diklat guna Bekali Skill Kepengurusan dan Administrasi

Diklat Kepengurusan dan Administrasi bertujuan menambah wawasan kepemimpinan serta administrasi organisasi. Ditujukan bagi seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Kamis (29/7/2021).

Acara tersebut dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubhanul Wathon, dan dilanjutkan Sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana Thofa Mustaqim, Ketua HMP PGMI M. Iqbal TR, dan yang terakhir Ketua Prodi PGMI M. Romadlon Habibullah, M.Pd.I.

“Saya sangat berharap besar pada HMP PGMI periode ini (2021) agar mampu menjadi penggerak dari Prodi PGMI,” tutur Pak Roma.

Sesuai tema yang diangkat yaitu, “Menumbuhkan Jiwa Pemimpin yang Berintegritas, Loyalitas, dan Solidaritas”. Materi yang dibahas tentunya juga tidak jauh dari hal itu, dengan menggandeng dua pemateri hebat, pemateri pertama Zumrotus Sa’diyah, M.Pd.I. yang menjelaskan tentang Administrasi Organisasi, dan Pemateri kedua, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Ikhwanul Muslim yang mendeskripsikan tentang tips dan trik Manajemen kepemimpinan.

Bu Zum mengatakan, bahwa dalam berorganisasi itu bukan mencari apa yang bisa kita dapatkan, namun apa yang bisa kita berikan kepada organisasi tersebut (HMP PGMI).

“Organisasi adalah seni dimana kita bisa mengenalinya dan memeluknya untuk mengibarkan benderanya, bukan organisasi yang kehilangan kita namun kita yang kehilangan mereka bila kita raib menjauh darinya,” pungkasnya.

Leadership atau jiwa kepemimpinan memang sepatutnya dimiliki oleh setiap orang. Diawali dari memimpin pribadinya sendiri dan bisa dikembangkan dalam kepemimpinan di suatu organisasi. Contohnya seperti yang diterapkan HMP PGMI ini untuk membekali para anggotanya.

Ketua Umum IMPI menuturkan, bahwa tim yang bagus dan tahu yang pingin kita lakukan, salah satu dari kita bisa kalahkan sepuluh orang dari tim pesaing kita. Jadi, menganggap bahwa HMP tetangga kita sebagai saingan untuk membuat perubahan ke arah yang lebih positif.

“Tidak ada pemimpin yang sempurna kecuali baginda Rosul, kita hanya bisa berusaha, selebihnya kembalikan kepada sang Maha Pencipta, berusaha meminimalisir kekurangan itu adalah kuncinya,” pungkas Mas Ikhwan.

Berita ini juga bisa diakses di http://blokbojonegoro.com/2021/07/29/bekali-skill-kepengurusan-dan-administrasi-unu-sunan-giri-bojonegoro-selenggarakan-diklat/?m=1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *